Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) KB/TK Kebon Maen
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berdasarkan cara kerja otak, lebih efektif dan meningkatkan daya serap otak.
- Pola asuh yang patut.
- Konteks agama, sosial dan budaya.
- Tahap perkembangan berdasarkan usia siswa.
- Karakter individual siswa (termasuk gaya belajar dan 9 macam kecerdasan).
- Komunikasi produktif dan konstruktif.
- Disiplin positif dan asertif (memberikan konsekuensi, bukan hukuman)
- Kurikulum terintegrasi dengan pendekatan tematik yang dekat dengan dunia siswa.
-
Pembelajaran seimbang antara pemahaman konsep dan latihan. Mementingkan rasa suka dan cinta sebelum siswa dapat melakukannya dengan baik (memotivasi, tidak memaksa, engaging learning – belajar yang melibatkan ).
- Kelas adalah dunia mini siswa. Kelas heterogen atau saat ini sudah biasa disebut kelas inklusif, lebih baik daripada kelas homogen.
- Manajemen kelas dengan dasar cinta dan kasih sayang. Ditambah keyakinan bahwa setiap anak berhak dan dapat menjadi bintang karena keunikannya.
- Menggunakan sentra belajar dan belajar melalui proyek dalam konteks belajar kooperatif (berpasangan atau dalam kelompok).
- Kepala sekolah dan guru serta staf lainnya menggunakan “management by walking around” (tidak duduk di belakang meja saja tapi juga melakukan sentuhan fisik).